Banten Dikepung Kekeringan Ekstrem, Status Darurat Bencana Dikaji
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten bergerak cepat mengkaji peningkatan status siaga bencana menghadapi kemarau ekstrem. Langkah penanganan ini diambil menyusul kian meluasnya dampak krisis air bersih dan potensi kebakaran hutan serta lahan di wilayah tersebut.
Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Banten Lutfi Mujahidin menjelaskan bahwa koordinasi lintas sektor terus dilakukan demi penetapan payung hukum penanganan bencana secara menyeluruh. Wilayah Banten kini menghadapi periode kemarau terpanjang dalam beberapa tahun terakhir akibat dampak fenomena El Nino.
"Ini kami harus rapat sebetulnya, untuk penentuan status peningkatan di Banten sebagai siaga bencana," kata Lutfi dalam keterangannya, Kamis (31/7/2026). Ia menyebut puncak musim kering diproyeksikan bakal berlangsung sepanjang Agustus.
Gubernur Banten Andra Soni mengonfirmasi sedikitnya 140 titik yang tersebar di empat kabupaten dan kota sudah melaporkan kondisi krisis air bersih parah. Hampir seluruh kawasan Banten masuk dalam pemetaan zona rawan kekeringan, dengan Kota Tangerang menjadi satu-satunya wilayah yang relatif aman lantaran ditopang pasokan PDAM yang stabil.
Selain ancaman kekeringan, fenomena kemarau panjang memicu lonjakan insiden kebakaran ilalang dan lahan perkebunan secara signifikan. Di wilayah Kabupaten Tangerang saja, BPBD sempat mencatat frekuensi kebakaran lahan mencapai 20 kali kejadian dalam sehari.
Artikel Lainnya
Museum Subak mengenalkan kembali filosofi pertanian tradisional Bali melalui pemutaran film animasi berjudul Tenggala di...
Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Badung mendapati puluhan data warga yang telah berpulang masih tercantum di dalam sistem...
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini potensi angin kencang yang melanda seluruh ...
Direktorat Jenderal Bimas Islam Kementerian Agama merilis jadwal resmi pelaksanaan ibadah salat wajib harian di wilayah ...
Umat Muslim di wilayah Denpasar dan sekitarnya memerlukan panduan waktu yang akurat untuk menjalankan kewajiban ibadah h...